Jumat, 14 September 2018

Menggenal Mesin Terbaik Dari Ferrari


Menggenal Mesin Terbaik Dari  Ferrari



Evolusi yang dilakukan Ferrari pada proyek HY-KERS yang dipasangkan pada mid-rear engine menjadi salah satu debut yang paling mengesankan dari stand Ferrari di event Beijing Motor Show. Setelah beberapa waktu lalu Ferrari mematenkan proyek barunya ini, kini setelah semua prosesnya rampung, Ferrari mengungkapkan sistem kerja dari proyek barunya melalui sebuah video animasi yang menggambarkan detail-detail cara kerja dan memperlihatkan segala keunggulan dari proyek baru yang dibuatnya ini.

Menggabungkan kerja mesin V12 silinder dengan dual-clutch gearbox yang terhubung ke motor listrik. Selain itu ada juga sebuah motor listrik pembantu yang diletakan pada bagian depan mesin V12. Kedua motor listrik tersebut nantinya akan mengambil daya dari baterai yang saat ini belum ditentukan akan diletakan dibagian mana. Pada video yang ditampilkan mesin yang berwarna merah merupakan mesin bensin V12, untuk yang berwarna hijau itu adalah motor listrik yang baru diterapkan pada sistem HY-KERS ini.

Penggunaan sistem Hybrid yang menggabungkan kerja mesin bensin dengan motor listrik diklaim pihak Ferrari akan meningkatkan nilai efisiensi bahan bakar dan juga mengangkat performa mesin untuk model-model Ferrari dimasa depan. Sistem KERS baru yang memiliki ukuran lebih kecil dan bobot lebih ringan akan membantu mengurangi bobot mesin yang bertambah akibat penggunaan sistem Hybrid ini. Namun pihak Ferrari berkata bahwa mereka terus berupaya untuk mencapai target 1 kw/kg dari tambahan sistem hybrid dipasangkan ini. Tour Murah

Mesin buatan pabrikan Italia ini dinilai punya kinerja di atas rata-rata. Selain itu, yang lebih penting adalah mesin ini dianggap menghadirkan kemajuan yang sangat signifikan dibanding pendahulunya yang naturally aspirated. 

Mesin ini ukurannya 600 cc lebih kecil dibanding mesin lama yang digantikan, V8 4,5 liter, namun tenaganya lebih besar, yaitu 661 Tk dan torsi 760 Nm. Sementara mesin lamanya, yang disematkan pada model 458 Italia, "hanya" bertenaga 562 Tk.

Di atas kertas konsumsi bahan bakarnya pun cukup baik bagi sebuah supercar, yaitu 11,2 liter per 100 km.
"Perpaduan antara mesin yang membuat jantung berdebat di jalanan, dengan desain yang sangat canggih yang sarat dengan teknologi canggih, membuat Ferrari V8 tidak terkalahkan," ujar Dean Slavnich, co-chairman International Engine of the Year Awards.

Dengan penghargaan ini, Ferrari kembali mengalahkan kandidat kuat lainnya seperti mesin 3,0 liter flat-six milik Porsche 911, mesin 2,5 liter turbo dari Audi RS3 tan TT TS, mesin 1,0 liter turbo milik Ford, serta mesin 1,2 liter tiga silinder turbo dari PSA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar